Program Studi D4 Manajemen Bisnis Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya akan menyelenggarakan PBL Expo 2026 pada 3–5 Juni 2026, pukul 08.00–16.00 WIB, bertempat di Lobby Training Center PPNS. Kegiatan ini menjadi media bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran berbasis proyek sekaligus menunjukkan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi D4 Manajemen Bisnis PPNS.PBL Expo 2026 dirancang sebagai implementasi pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa, khususnya kemampuan mengidentifikasi peluang pasar, menyusun rencana bisnis, mengembangkan usaha, memecahkan permasalahan proses bisnis, berkomunikasi secara profesional, bekerja dalam tim, serta menunjukkan kemandirian dan jiwa kewirausahaan. Kompetensi tersebut sejalan dengan CPL Prodi D4 Manajemen Bisnis, terutama CPL02, CPL03, CPL07, CPL10, CPL11, CPL12, dan CPL13.
Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project-Based Learning merupakan model pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk belajar secara aktif melalui penyelesaian permasalahan nyata, eksplorasi ide, pengambilan keputusan, dan kerja kolaboratif. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses bisnis secara langsung, mulai dari perencanaan usaha, pengembangan produk, pemasaran, penjualan, hingga evaluasi kinerja bisnis.PBL Expo 2026 mengintegrasikan mata kuliah Pemasaran, Kewirausahaan, serta Akselerasi Bisnis dan Technopreneurship. Integrasi tersebut memungkinkan mahasiswa menjalani proses bisnis secara utuh, mulai dari penciptaan ide, identifikasi kebutuhan konsumen, penyusunan model bisnis, pengembangan produk, validasi pasar, penentuan strategi pemasaran, pelaksanaan penjualan, hingga perumusan strategi pengembangan usaha.

Melalui mata kuliah Kewirausahaan, mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi peluang pasar, menyusun rencana bisnis, serta mengembangkan produk atau layanan yang memiliki nilai tambah. Proses ini mendukung pencapaian CPL02, yaitu kemampuan mendirikan dan mengembangkan usaha berdasarkan peluang pasar, serta CPL13 yang menekankan semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan.Pada mata kuliah Pemasaran, mahasiswa menerapkan segmentasi pasar, penentuan target konsumen, positioning, bauran pemasaran, promosi, penjualan, serta analisis perilaku konsumen. Aktivitas tersebut memperkuat kemampuan mahasiswa dalam membaca kebutuhan pasar, mengambil keputusan berbasis data, serta merancang solusi terhadap permasalahan bisnis sesuai dengan CPL03 dan CPL12.
Sementara itu, melalui mata kuliah Akselerasi Bisnis dan Technopreneurship, mahasiswa didorong untuk meningkatkan skala usaha, memanfaatkan teknologi digital, mengembangkan kanal pemasaran daring, serta menyusun strategi pertumbuhan bisnis yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Proses ini menjadi bagian dari penguatan kemampuan mahasiswa dalam inovasi, pemecahan masalah, pembelajaran mandiri, dan pengembangan usaha.Dalam pelaksanaan PBL Expo 2026, setiap kelompok mahasiswa akan menampilkan hasil bisnis, inovasi produk, strategi pemasaran, aktivitas promosi, pemanfaatan teknologi, serta capaian penjualan yang telah diperoleh. Mahasiswa juga akan mempresentasikan proses identifikasi kebutuhan konsumen, pengembangan produk, penentuan harga, pemilihan saluran distribusi, pelaksanaan penjualan, dan evaluasi kinerja bisnis.Kegiatan tersebut turut mendukung CPL07, yaitu kemampuan menjalankan komunikasi bisnis dan negosiasi secara efektif, baik secara lisan, tertulis, maupun visual. Melalui presentasi, promosi, interaksi dengan pengunjung, serta penawaran produk, mahasiswa memperoleh pengalaman berkomunikasi secara profesional dalam situasi bisnis yang nyata.Selain itu, pelaksanaan proyek secara berkelompok memperkuat CPL10 dan CPL11, yaitu kemampuan bekerja secara efektif sebagai individu maupun anggota tim serta menerapkan prinsip manajemen dan kepemimpinan dalam pelaksanaan proyek bisnis. Mahasiswa dituntut untuk membagi tugas, mengelola waktu, menyelesaikan konflik, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap target kelompok.PBL Expo 2026 juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, belajar mandiri, dan memperbarui pengetahuan secara berkelanjutan sebagaimana tercantum dalam CPL12. Umpan balik dari dosen, pengunjung, dan calon konsumen menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa untuk memperbaiki produk, pelayanan, strategi pemasaran, dan model bisnis yang telah dikembangkan.
Pelaksanaan PBL Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa proses pendidikan di Prodi D4 Manajemen Bisnis PPNS diarahkan pada pencapaian kompetensi lulusan yang aplikatif, kolaboratif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk lulusan yang memiliki kemampuan kewirausahaan, pemecahan masalah bisnis, komunikasi profesional, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kemampuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.