Prodi D4 Manajemen Bisnis PPNS Dorong Ketahanan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Mandiri


Program Studi D4 Manajemen Bisnis Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) 4 melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Pengelolaan Keuangan Mandiri guna Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Wilayah Pesisir”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di Gedung Pertemuan Pusat Sentra Bulak Lantai 2.

Tim Pengmas 4 Prodi D4 Manajemen Bisnis PPNS terdiri atas Rini Indarti, Parman, M. Ainun Arief, Rofiqoh Nur Rohman, Maya Revanola Zainida, dan Ayu Lestari. Pelaksanaan kegiatan turut dibantu oleh mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis PPNS serta mendapat dukungan sponsor dari Koperasi Mahasiswa Manajemen Bisnis.

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok nelayan Desa Cupak, pengurus koperasi, perwakilan lembaga zakat, serta pegawai kelurahan. Pelatihan dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi masyarakat pesisir yang masih rentan akibat pendapatan yang tidak menentu, ketergantungan terhadap musim, keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal, serta rendahnya literasi dan kemampuan dalam mengelola keuangan usaha.

Selain memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan, Tim Pengmas 4 juga membekali peserta dengan wawasan kewirausahaan sebagai alternatif sumber pendapatan. Dalam kegiatan ini, tim menggandeng alumni Prodi D4 Manajemen Bisnis PPNS, Rey, yang bergerak dalam bidang budidaya ikan air tawar.

Melalui pemaparan pengalaman praktis tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai peluang usaha budidaya ikan air tawar yang dapat dijalankan untuk mengisi waktu ketika aktivitas melaut berkurang. Usaha tersebut diharapkan menjadi alternatif kegiatan produktif sekaligus membantu menambah pendapatan keluarga nelayan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan selama sesi pemaparan dan diskusi. Para nelayan tertarik mempelajari proses memulai usaha, kebutuhan modal, teknik pengelolaan budidaya, hingga peluang pemasaran hasil usaha.


Agar pendapatan yang diperoleh dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan taraf ekonomi, peserta juga diberikan pelatihan pengelolaan keuangan secara mandiri dan sederhana. Peserta diajarkan untuk memisahkan dana berdasarkan peruntukannya, yaitu untuk modal usaha, kebutuhan sehari-hari, serta tabungan masa depan.

Pemisahan dana tersebut penting agar arus keuangan dapat tercatat dan dipantau dengan jelas. Dengan pengelolaan keuangan yang tertib, masyarakat diharapkan mampu mengetahui perkembangan usahanya, mengendalikan pengeluaran, mempersiapkan kebutuhan mendatang, serta mengurangi risiko penggunaan modal usaha untuk kebutuhan konsumtif.

Melalui kegiatan ini, Tim Pengmas 4 Prodi D4 Manajemen Bisnis PPNS berupaya memperkuat literasi keuangan dan semangat kewirausahaan masyarakat pesisir. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, alumni, organisasi kemahasiswaan, koperasi, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terwujudnya ketahanan ekonomi masyarakat pesisir yang lebih mandiri dan berkelanjutan.