Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) memiliki total 23 unit laboratorium, bengkel, dan studio yang tersebar di area kampus. Fasilitas tersebut berperan penting dalam mendukung kegiatan pembelajaran praktik, penelitian terapan, pengembangan keterampilan teknis, serta aktivitas manufaktur mahasiswa sesuai dengan karakter pendidikan vokasi.Program Studi Manajemen Bisnis PPNS memiliki 3 laboratorium utama yang berperan dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, kewirausahaan, investasi, serta pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang bisnis maritim. Keberadaan laboratorium ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis yang selaras dengan teori yang dipelajari dalam perkuliahan, khususnya pada bidang bisnis, investasi, kewirausahaan, pengembangan usaha, dan logistik maritim.
-
Laboratorium Inkubator Bisnis
Laboratorium Inkubator Bisnis dirancang sebagai ruang inovasi dan pengembangan usaha bagi mahasiswa yang tertarik untuk merintis serta mengembangkan bisnis, khususnya yang berbasis teknologi, kewirausahaan, dan kemaritiman. Melalui fasilitas ini, mahasiswa dapat mengembangkan ide bisnis secara lebih terarah, mulai dari tahap identifikasi masalah, validasi ide, penyusunan model bisnis, perencanaan strategi pemasaran, hingga pengembangan produk atau jasa yang layak dipasarkan.

Website : Inovasi PPNS
Social Media : Instagram Inovasi PPNS
Laboratorium ini juga mendukung kegiatan pembelajaran berbasis proyek, pendampingan usaha mahasiswa, penyusunan business plan, pengembangan produk inovatif, serta kegiatan pameran kewirausahaan seperti PBL Expo. Dengan pendekatan berbasis inkubasi, laboratorium ini membantu mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam membangun usaha, memahami kebutuhan pasar, serta mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan berorientasi pada solusi bisnis.
-
Laboratorium Galeri Investasi dan Pengembangan Bisnis
Laboratorium Galeri Investasi dan Pengembangan Bisnis berfungsi sebagai pusat pembelajaran, praktik, dan literasi di bidang investasi, pasar modal, keuangan, serta pengembangan bisnis. Laboratorium ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami konsep investasi secara praktis, termasuk pengenalan instrumen pasar modal, analisis saham, pengelolaan portofolio, serta pemahaman risiko dan peluang dalam pengambilan keputusan investasi. lokasi Lab DI GED U 402 untuk Pengembangan Bisnis dan Galeri Investasi U Lantai 1
Laboratorium ini bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia melalui platform resmi Galeri Investasi di PPNS: Galeri Investasi PPNS.
Social Media : Instagram Galeri Investasi PPNS
Selain itu, laboratorium ini juga mendukung kegiatan akademik seperti seminar pasar modal, pelatihan investasi, simulasi transaksi, riset keuangan, serta pengembangan kajian bisnis. Keberadaan laboratorium ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan mahasiswa sekaligus membekali mereka dengan keterampilan analitis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor bisnis, keuangan, dan industri Perkapalan
-
Laboratorium Logistik Maritim
Laboratorium Logistik Maritim menjadi fasilitas pendukung pembelajaran yang berfokus pada aktivitas rantai pasok, distribusi, transportasi, kepelabuhanan, dan sistem logistik dalam konteks industri Pekapalan Laboratorium ini digunakan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap proses bisnis logistik, mulai dari perencanaan aliran barang, pengelolaan pergudangan, transportasi laut, kegiatan ekspor-impor, hingga manajemen operasional pelabuhan.
Melalui laboratorium ini, mahasiswa dapat melakukan simulasi, studi kasus, analisis proses bisnis, serta pemecahan masalah yang berkaitan dengan logistik dan rantai pasok maritim. Fasilitas ini juga mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu memahami dinamika industri maritim secara lebih aplikatif, termasuk aspek efisiensi operasional, pelayanan pelanggan, biaya logistik, dan integrasi antar pelaku dalam rantai pasok.
Dengan adanya ketiga laboratorium tersebut, Program Studi Manajemen Bisnis PPNS berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Laboratorium menjadi sarana penting dalam membentuk lulusan yang memiliki kemampuan analitis, keterampilan manajerial, jiwa kewirausahaan, serta pemahaman kuat terhadap ekosistem bisnis perkapalan dan industri pendukungnya.